Samba server adalah suatu layanan sharing data antara Linux dan windows. Fungsi dari samba adalah sebagai penyedia layanan sharing berbagai data di linux untuk bisa diakses oleh client-client windows untuk saling bertukar data satu sama lain antara server dan client.
Samba server sangat berperan penting dalam melakukan file sharing, terlebih dalam jaringan yang menggunakan sistem operasi berbeda dengan Linux, khususnya untuk system operasi Windows. Tidak seperti protocol ftp, protocol samba ini hanya digunakan untuk file sharing sekala kecil (Jaringan Lokal).
Untuk file sharing di linux, kita menggunakan aplikasi samba server. Yang sudah teruji kestabilanya pada jaringan antar linux, atapun antar linux – windows. Untuk konfigurasi nya ikuti langkah-langkah dibawah ini.
1. Edit file interfaces
root@server:~# nano /etc/network/interfaces
Contoh: IP address nya 192.168.100.1 netmask 255.255.255.0
root@server:~# service networking restart
3. Install paket samba dengan perintah
4. Konfigurasi samba direktori
Buat direktori pada debian server, yang akan disharing dalam jaringan local. Kemudian rubah hak akses pada direktori tersebut menggunakan chmod. Misalnya jika ingin writeable gunakan 777, atau yang read-only gunakan 755.
root@server:~# cd /home/tekaje/
root@server:/home/tekaje# mkdir share
5. Membuat user samba
Tambahkan user agar dapat mengakses file sharing tersebut dari jaringan local. Bagian ini adalah optional, jika anda menggunakan mode Anonymous LogIn, lewati saja bagian ini.
root@server:~# useradd tekaje2
6. User Authentication LogIn
Seperti halnya dengan ftp, samba server bisa kita konfigurasi menggunakan User Mode, ataupun Guest Mode. Berikut konfigurasi untuk menggunakan user dan password. Edit file smb.conf seperti di bawah.
Lalu tambahkan perintah ini di baris paling bawah.
[Share]
path = /home/tekaje/share
browseable = yes
writeable = yes
guest ok = yes
security = user
read only = no
Lalu save CTRL+O ENTER CTRL+X
7. Restart samba dengan perintah
root@server:~# service samba restart
8. Lalu kita konfigurasi IP address di client dengan network yang sama.
9. Setelah itu kita test Konfigurasi dengan menggunakan IP pada server dengan cara tekan win + R lalu ketikan IP address server \\192.168.100.1
Sehingga akan muncul tampilan folder share yang sudah kita konfigurasi tadi.
Demikian Konfigurasi Samba Server Linux Debian 7, Semoga bermanfaat...Sehingga akan muncul tampilan folder share yang sudah kita konfigurasi tadi.
Shiappp
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNice
BalasHapusHalo. Maaf mau nanya, apakah bisa samba server dikolaborasikan dengan dns server. Jadi saat akses ke samba server(yang biasanya pakai ip samba server di libraries) diganti menggunakan dns/nama domain. Mohon dijawab secepatnya ya, maaf jika pertanyaan saya memusingkan anda. Bisa wa saya kok 089638480830(bukan phising).
BalasHapus